Membangun brand awareness bukan pekerjaan yang bisa selesai hanya dalam satu atau dua kali membuat konten. Sebuah brand perlu dikenal, diingat dan mempunyai karakter yang jelas di tengah banyaknya bisnis lain yang juga aktif di dunia digital. Karena itu, ketika perusahaan ingin meningkatkan brand awareness, memilih creative digital agency yang tepat bisa menjadi salah satu langkah yang perlu dipikirkan dengan baik.
Saat ini ada cukup banyak agensi yang menawarkan layanan digital marketing dan kreatif. Masing-masing tentu memiliki keunggulan sendiri. Supaya tidak salah pilih, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan sebelum bekerja sama dengan sebuah agensi.
1. Pahami Kebutuhan Brand Terlebih Dahulu
Sebelum mencari agensi, sebaiknya perusahaan sudah mengetahui apa yang ingin dicapai. Apakah ingin membuat brand lebih dikenal? Meningkatkan interaksi di media sosial? Memperkenalkan produk baru? Atau membangun citra yang lebih kuat?
Kalau tujuan utamanya adalah brand awareness, maka strategi yang dibutuhkan bisa berbeda dengan kampanye yang tujuan utamanya langsung mendapatkan penjualan.
2. Lihat Portofolio Agensi
Portofolio menjadi salah satu hal yang cukup penting untuk diperhatikan. Dari portofolio, Anda bisa melihat jenis pekerjaan yang pernah dilakukan dan bagaimana kemampuan kreatif mereka.
Tidak harus mencari agensi yang pernah menangani brand dengan bidang yang sama persis. Yang lebih penting adalah melihat apakah gaya dan kualitas pekerjaannya sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
3. Perhatikan Pengalaman di Bidang Brand Awareness
Agensi digital bisa saja sangat bagus dalam membuat iklan, tetapi belum tentu mempunyai pendekatan yang sama untuk membangun brand awareness. Untuk tujuan awareness, agensi perlu memahami bagaimana membuat audiens mengenali sebuah brand secara bertahap.
Misalnya melalui konten yang konsisten, gaya visual tertentu, pesan yang mudah diingat dan kampanye yang mempunyai konsep kuat.
4. Jangan Hanya Melihat Jumlah Followers
Jumlah followers atau angka engagement di media sosial memang terlihat menarik ketika melihat profil sebuah agensi. Namun jangan menjadikan angka tersebut sebagai satu-satunya patokan.
Brand awareness memiliki ukuran yang lebih luas. Sebuah kampanye mungkin tidak langsung menghasilkan banyak followers, tetapi berhasil membuat brand mendapatkan perhatian dari target audiens yang tepat.
5. Pilih Agensi yang Mau Memahami Brand
Agensi yang baik seharusnya tidak langsung memberikan konsep sebelum memahami bisnis klien. Mereka perlu mengetahui siapa target konsumennya, bagaimana karakter brand, apa kelebihannya dan seperti apa posisi brand tersebut di pasar.
Proses bertanya seperti ini justru merupakan hal yang positif. Semakin baik agensi memahami brand, semakin mudah bagi mereka membuat komunikasi yang terasa sesuai.
6. Perhatikan Cara Mereka Berkomunikasi
Kerja sama dengan agensi biasanya berlangsung dalam beberapa tahap dan tidak sebentar. Karena itu, komunikasi menjadi hal yang penting. Perhatikan apakah mereka mudah dihubungi, cepat merespons pertanyaan dan mampu menjelaskan ide dengan bahasa yang mudah dipahami.
Agensi yang memiliki ide bagus tetapi sulit diajak berdiskusi tentu bisa membuat proses pekerjaan menjadi lebih rumit.
7. Tanyakan Tim yang Akan Menangani
Ketika memilih agensi, jangan hanya mengetahui nama perusahaannya. Tanyakan juga siapa yang nantinya akan mengerjakan proyek. Apakah ada creative director, copywriter, designer, social media specialist atau digital strategist yang terlibat?
Informasi ini cukup penting karena kualitas pekerjaan juga sangat bergantung pada orang-orang yang berada di balik proyek tersebut. Tidak ada salahnya mengetahui struktur tim sebelum memulai kerja sama.
Bagaimana, mudah bukan? Jika masih bingung, creative digital agency, IDEOWORKS, bisa menjadi solusi yang tepat untuk brand Anda!


Post A Comment:
0 comments: